IDC FM

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

 

PPU – Kapolres PPU AKBP Sugeng Utomo mengaku belum dapat memproses Kepala Desa Girimukti, pelaku pengrusakan di Kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD ) Girimukti. Menurut sugeng, sesuai... | IDCFM News | Tenggarong -Sejumlah LSM di Kabupaten Kukar, menyampaikan penolakan terhadap rencana penambahan rumah dinas anggota DPRD Kabupaten Kukar, yang dianggarkan pada tahun ini. Salah seorang... | IDCFM News | Tenggarong -Lembaga Anti Korupsi Kabupaten Kukar mendatangi Kepolisian Resor Kabupaten Kukar, untuk mempertanyakan kelanjutan kasus dugaan korupsi dana penyertaan modal di Perusahaan Daerah... | IDCFM News | PPU – Pimpinan Puskesmas Desa Sebakung Jaya Kecamatan Babulu Kabupaten PPU, Akbar Abadi menyatakan wilayah Sebakung Jaya dalam kondisi siaga dengan ditemukannya 3 warga positif terjangkit... | IDCFM News | PPU – Imam Ghazali (66) Warga Desa Sebakung Jaya RT 03 Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU positif terjangkit penyakit kaki gajah selama sekitar 20 tahun. Menurut Imam, penyakit yang... | IDCFM News |

Jaksa Kantongi Calon Tersangka Bansos PPU 2007

PPU – Kejaksaan Negeri PPU memastikan ada tersangka terhadap kasus dugaan penyalahgunaan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) tahun 2007.

Kepala Kejaksaan Negeri PPU Andi Sundari menjelaskan, pihaknya meningkatkan pemyelidikan kasus tersebut, menjadi penyidikan karena mempunyai cukup bukti. Dimana dengan peningkatan status dalam penyidikan dipastikan ada tersangka. Namun pihaknya belum dapat menyebutkan nama-nama tersangka, karena masih dalam proses pemeriksaan oleh tim penyidik.

Menurut Sundari, pihaknya menemukan indikasi korupsi terhadap penyaluran Bansos Tahun 2007. Yakni ada dana bansos sekitar Rp 1 miliar yang diserahkan kepada 58 penerima, tidak dilengkapi dengan bukti kuitansi penerimaan.

Sundari menambahkan, untuk mengungkap kasus tersebut, cukup sulit. karena terjadi pada tahun 2007 lalu. namun, pihaknya berupaya mengungkap kasus tersebut, dengan memanggil beberapa saksi, termasuk pejabat kesra pada saat itu.

(bagus purwa/na)

BI Luncurkan Uang Pecahan Baru

Balikpapan - Kantor Bank Indonesia Balikpapan akhir Oktober ini meluncurkan desain baru pecahan Rp 20 ribu, Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu.

Deputi Pemimpin Bank Indonesia Balikpapan Achmad Koesnantho menjelaskan, desain, warna dan gambar masih tetap sama. Hanya saja pihaknya telah menambahkan fitur keamanan baru agar lebih mudah dikenal keasliannya tanpa menggunakan alat bantu. Dengan adanya kebijakan tersebut, lanjut Achmad, diharapkan masyarakat dapat cepat mengenal keaslian uang rupiah dan meningkatkan perlindungan dari upaya pemalsuan uang karena kemajuan dalam teknologi cetak.

Lebih lanjut Achmad menjelaskan, perubahan yang terjadi pada pecahan Rp 20 ribu salah satunya kode tuna netra berupa dua buah empat persegi panjang yang terletak disisi kiri gambar utama bagian depan uang, yang semula tidak kasat mata, menjadi terasa kasar bila diraba. untuk pecahan Rp 50 ribu terjadi penambahan desain lingkar kecil berwarna oranye dan ditengahnya berwarna putih yang letaknya tersebar disebelah gambar utama didua sisi.sementara pecahan Rp 100 ribu terjadi penambahan unsur pengaman rainbow printing diatas gambar Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Moehamad Hatta depan uang.

Sehubungan dengan desain baru ketiga uang kertas tersebut, kepada perbankan dan masyarakat bisa memperolehnya di Kantor Bank Indonesia Balikpapan, yang mulai dibuka pada senin 31 Oktober 2011 mendatang.  Sementara desain lama masih tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran oleh Bank Indonesia.

(imay sembiring/na)

Banner
Banner
You are here: Berita Kota Tarakan