IDC FM

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

 

PPU – Kapolres PPU AKBP Sugeng Utomo mengaku belum dapat memproses Kepala Desa Girimukti, pelaku pengrusakan di Kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD ) Girimukti. Menurut sugeng, sesuai... | IDCFM News | Tenggarong -Sejumlah LSM di Kabupaten Kukar, menyampaikan penolakan terhadap rencana penambahan rumah dinas anggota DPRD Kabupaten Kukar, yang dianggarkan pada tahun ini. Salah seorang... | IDCFM News | Tenggarong -Lembaga Anti Korupsi Kabupaten Kukar mendatangi Kepolisian Resor Kabupaten Kukar, untuk mempertanyakan kelanjutan kasus dugaan korupsi dana penyertaan modal di Perusahaan Daerah... | IDCFM News | PPU – Pimpinan Puskesmas Desa Sebakung Jaya Kecamatan Babulu Kabupaten PPU, Akbar Abadi menyatakan wilayah Sebakung Jaya dalam kondisi siaga dengan ditemukannya 3 warga positif terjangkit... | IDCFM News | PPU – Imam Ghazali (66) Warga Desa Sebakung Jaya RT 03 Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU positif terjangkit penyakit kaki gajah selama sekitar 20 tahun. Menurut Imam, penyakit yang... | IDCFM News |

Kaltim Kekurangan Dokter Spesialis Jiwa

Samarinda - Minat dokter di Provinsi Kaltim untuk mengambil jurusan spesialis ilmu kejiwaan, masih rendah.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Syafak Hanung, menyikapi masih kurangnya tenaga dokter kejiwaan, dan semakin meningkatkan pasien sakit jiwa yang berobat ke rumah sakit jiwa di Kaltim.

Hanung mengatakan, pihak pemerintah provinsi sudah menyediakan beasiswa bagi dokter yang akan mengambil spesialisasi kejiwaan, namun hingga kini belum ada dokter yang memanfaatkan beasiswa tesebut.

Menurutnya, spesialisasi kejiwaan masih kurang diminati, dibanding spesialisasi lainnya, seperti kandungan, anak maupun penyakit dalam, terutama di sisi penghasilan berupa materi yang akan diperoleh.

Hanung juga berharap, para dokter yang bertugas di Puskesmas bisa membantu penanganan pasien gangguan jiwa, sehingga tidak perlu melakukan pengobatan di rumah sakit jiwa yang berada di Samarinda.

(wahyu ramadani/na)

Add comment


Security code
Refresh

Banner
Banner
You are here: Berita Kota Samarinda Kaltim Kekurangan Dokter Spesialis Jiwa